Minggu, 24 Mei 2015

Untukmu sang empunya bunga (WY atau A?) 

Begitu manis..
Seperti kumbang yang selalu mendekati kelopak bunga..
Begitu manis.. 
Seperti merpati sebagai lambang kesetiaan..
Begitu manis terlihat..
Begitu manis kalian..
Bibirku ternyata tak bisa diam..
Aku rasa pojok bibirku tertarik..
Melihat indahnya kalian..
Melihat harumnya kalian..
Tapi..
Indah dan manisnya kalian..
Tak mungkin bisa ku nikmati..
Berbahagialah..
Aku memang kurang beruntung..
Dan aku tak menyesalinya..
Terima kasih karena memberiku bunga..
Bunga yang layu karena aku tau..
Kau tak ingin membiarkannya hidup..
Jadi aku juga tak ingin membiarkannya hidup di sana..
Jauh di dalam sana..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Masuknya Agama Hindu dan Budha ke Indonesia

  Agama Hindu dan Budha berasal dari India. Kedua agama tersebut masuk dan dianut oleh penduduk di berbgai wilayah nusantara pada waktu yang...