Ketika mimpi ku terasa jauh dari jangkauan..
Kamu berkata, up! up!
Ketika aku mulai bangun..
Kamu berkata, kamu harus ini dan itu,
jangan putus asa, jalan terus
sampai mimpi mu benar-benar ada dalam genggaman..
Ketika aku mulai tersenyum dan menunjukkan mimpi ku..
Kamu berkata, kita boleh bermimpi tapi juga harus rasional!
?????
Siapa kamu sebenarnya?
Kenapa mimpi ku harus rasional?
Kamu bukan Tuhan yang mengatur rizki,
Kamu juga bukan Tuhan yang memberiku rizki..
Kamu yang meminta ku terus berjalan,
Kamu yang meminta ku menghidupkan mimpi-mimpi ku
Kamu meminta ku berhenti?
Atau, kamu memintaku mengganti mimpi ku?
Sudahlah..
Selasa, 16 Juni 2015
Sabtu, 13 Juni 2015
Teka-teki
Ya Rabb..
Teka-teki Mu sungguh rumit..
1, 2.... 3... 2.. 3.. 4.. 3..
Aku tak paham dengan semua itu..
Tak bisakah kau membuatnya jelas?
Di mataku dan juga di hatiku..
Ataukah ada angka lain yang akan membuatnya jelas?
Tak bisakah kau hanya memberiku satu angka saja?
Teka-teki Mu sungguh rumit..
1, 2.... 3... 2.. 3.. 4.. 3..
Aku tak paham dengan semua itu..
Tak bisakah kau membuatnya jelas?
Di mataku dan juga di hatiku..
Ataukah ada angka lain yang akan membuatnya jelas?
Tak bisakah kau hanya memberiku satu angka saja?
Langganan:
Komentar (Atom)
Masuknya Agama Hindu dan Budha ke Indonesia
Agama Hindu dan Budha berasal dari India. Kedua agama tersebut masuk dan dianut oleh penduduk di berbgai wilayah nusantara pada waktu yang...
-
JALUR REMPAH NUSANTARA Nenek Moyang Bangsa Indonesia sejak 4500 th lalu meninggalkan warisan tak ternilai yaitu jalur rempah. N...
-
Pada sebuah malam yang sepi... di saat aku merasa terabaikan. Inilah dialog hatiku. Dialog apa ini? Kau baca sendiri.. Dialognya orang gala...
-
Sebiru hari ini... Birunya bagai langit terang benderang.. Sebiru hari kita bersama di sini.. Seindah hari ini.. Indahnya bak permadan...