Sekian lama aku menunggu mekarnya mawar merah itu
Sekian lama pula yang ada dalam bayanganku
Aku yang akan memetiknya dan membawanya bersamaku
Suatu saat nanti, dan sungguh ku yakin itu,
Wangi mawar akan memenuhi istana kecilku
Tapi lihatlah, takdir yang ku terima
Sungguh menggelapkan mataku
Di mana mawar itu?
Mata ini bahkan tak bisa lagi melukiskan
Betapa eloknya warna merah itu
Di mataku, hanya ada hitam yang menyuramkan
Sungguh menyuramkan
Sampai-sampai tak sanggup mata ini melukiskannya
Saat ini, hanya tertunduk dan tertunduk
Aku takut akan apa yg ada di hadapanku
Aku merasa mata ini tak sanggup lagi melukis
Aku hanya berharap, warna yang telah redup di mataku
Memancar kembali suatu pagi nanti
Dan akan ku lukis senyum di bibirku
Di hadapan dunia
Akan ku bawa anggrek ke dalam istana kecillku,
Di hari bahagiaku yang tak akan pernah lagi
Tersentuh oleh janji-janjimu yang penuh ilusi
Apalah arti sebuah janji jika hanya untuk dihianti
Apalah arti sebuah hati jika hanya untuk disakiti
Rabu, 20 April 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Masuknya Agama Hindu dan Budha ke Indonesia
Agama Hindu dan Budha berasal dari India. Kedua agama tersebut masuk dan dianut oleh penduduk di berbgai wilayah nusantara pada waktu yang...
-
JALUR REMPAH NUSANTARA Nenek Moyang Bangsa Indonesia sejak 4500 th lalu meninggalkan warisan tak ternilai yaitu jalur rempah. N...
-
Pada sebuah malam yang sepi... di saat aku merasa terabaikan. Inilah dialog hatiku. Dialog apa ini? Kau baca sendiri.. Dialognya orang gala...
-
Sebiru hari ini... Birunya bagai langit terang benderang.. Sebiru hari kita bersama di sini.. Seindah hari ini.. Indahnya bak permadan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar